Sensitifitas Multi-Atribute Decision Making Group dalam Pengambilan Keputusan pada Kasus Scoring Wilayah di Riau

Sensitifitas Multi-Atribute Decision Making Group dalam Pengambilan Keputusan pada Kasus Scoring Wilayah di Riau

Pendidikan  menjadi  sebuah  wadah  untuk  mengembangkan  potensi-potensi  sumber  daya manusia  di  suatu  daerah.  Berbagai  bentuk  penghargaan  akan  diberikan  kepada  daerah  yang  memiliki potensi  terbaik  terkait  pendidikan.  Penentuan  dan  scoring  tersebut  dilakukan  oleh  dinas  terkait  untuk mencari alternatif terbaik dari serangkaian alternatif yang ada. Konsep pada group Multi-Atribute Decision Making  (MADM)  diterapkan  dalam  pengambilan  kebijakan  dengan  mengusung  metode   Simple  Aditive Weighting  (SAW),  Weighting Product  (WP),  Tecnique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS)  dan  metode  perbandingan  berpasangan  Analytic  Hierarchy  Process  (AHP).  Keputusan  yang dihasilkan berupa scoring  daerah terpilih berdasarkan penghitungan dan analisis metode yang digunakan baik  hasil  masing-masing  metode  maupun  hasil  hybrid  method.  Dalam  riset  ini  terdapat  tiga  alternatif terpilih  yaitu  A11,  A6  dan  A8  untuk  setiap  masing-masing  metode  maupun  penggabungan  metode. Pengambil  kebijakan  menetapkan  hybrid  method  sebagai  hasil  final  yang  dijadikan  acuan  pengambilan keputusan dengan persentase nilai berturut-turut adalah 17,64%, 14,39% dan 13,08%.

Sumber Gambar

Leave a Reply

Close Menu